Cara Install WordPress Plugins

Friday, May 1st, 2009

Plugins adalah soulmate dari WordPress, Blog wordpress tanpa plugin ibarat sayur tanpa garam, namun Plugins yang seabrek bisa di download dari wp-plugins.net atau situs-situs penyedia plugins WP lainnya, hanya bisa diinstal apabila kita menggunakan domain dan hosting sendiri. Dengan kata lain, pengguna WordPress.com hanya bisa puas dengan beberapa Plugins standar yang disediakan. Contohnya yang paling menarik buat saya karena bisa mengekspresikan kalimat dalam postingan kita dan ternyata bikinan orang Indonesia asli, yaitu Yahoo/MSN Smiley, di WordPress.com juga ada sih tapi hanya beberapa icon saja seperti :P :) :D :-?

yang perlu diingat, plugin yang kita install harus sesuai dengan versi wordpress yang kita gunakan, karena bila tidak sesuai tidak akan bisa berjalan dengan baik.

sebenarnya sudah pasti dijelaskan oleh author-nya di situsnya masing-masing atau di dalam file readme.txt yang biasanya ada dalam script yang kita dowload, karena daftar plugins yang ada di wp-plugins.net adalah berdasarkan kontribusi dari para WordPresser, dan cara instalnya juga berbeda-beda.

Yang standar adalah, download script plugins yang dikehendaki dari wp-plugins.net, jika berbentuk .zip extract dahulu kemudian upload file tersebut ke server dimana script WP berada, di dalam directory wp-content/plugins. Setelah diupload, login ke wp-admin dan pilih menu Plugins, jika sudah ter-upload dengan baik dan sesuai dengan cara instal yang diberikan authornya, nama Plugins tersebut akan tampak di tabel Plugins Management, kemudian Aktifkan Plugins tersebut dengan meng-klik link Activate yang ada di tabel Plugins Management. Untuk membatalkannya cukup klik link Deactivate, tidak perlu menghapus files tersebut dari server.

Untuk beberapa Plugins, seperti misalnya Fuzzy Recent Post, ada kode

<?php the_recent_posts(); ?>

yang harus ditaruh di file semacam sidebar.php, agar Recent Posts yang telah kita publish bisa tampak di bagian tersebut nantinya. Untuk hal ini, pilih menu Presentation>>Themes Editor.

Agar bisa di edit, sebelum mengedit file yag ada di theme kita harus Mengubah File Permission CHMOD menjadi 666 atau 777.

Technorati Tags: Cara Install Plugins, CHMOD, File Permission, Mengubah File Permission, Wordpress plugin, WordPress Plugins

Tulisan Yang Berhubungan:

Mengubah File Permission CHMOD menjadi 666 atau 777

Tuesday, April 28th, 2009

Theme sebuah blog memang bisa kita edit, tetapi harus kita ubah dulu permissionnya writable 666 . File-file di theme yang sedang digunakan harus di ubah permissionnya () menjadi writable (666). Paling engga ubah file-file yang sering diedit, seperti di file style.css, sidebar.php, header.php, footer.php dan single.php. Kalau sudah diabah maka  akan muncul tombol “update File” di bagian bawah panel Theme Editornya

Update File Button

Lebih enak pakai FTP program ya, pakai Filezilla deh misalnya yang gratis aja. Login ke server kita melalui Filezilla, isiannya sepeti ini :

Login via Filezilla

** Username dan password adalah yang diberikan hostingan kita untuk login ke Cpanelnya.

Kemudian masuk ke folder wp-content/Themes, dan cari nama theme yang sedang digunakan pada blog anda. Buka foldernya, dan blok file-file yang diinginkan untuk diedit.

Chmod Themes

Klik kanan file-file yang telah diblok, kemudian ada pilihan  paling bawah yaitu File Attributes. Nanti ada pop-up muncul dan ganti angkanya menjadi 666.

Chmod Themes 666

Kalau sudah, bisa kembali lagi ke Menu Presentation >> Themes Editor dan tombol Update File sudah muncul, anda sudah bisa edit file, memasukan kode, merubah Stylenya langsung dari Theme Editor saja.

seperti ini  juga akan anda lakukan untuk membuat file .htaccess writable untuk penyesuaian Permalinknya dan apabila ada Plugins yang memerlukan file-filenya di- writable.

Technorati Tags: Mengubah File Permission

Tulisan Yang Berhubungan: